banner 468x60

Cara Membuat Tanaman Bonsai dan Cara Merawatnya

1 komentar 68 views
banner 160x600
banner 468x60

Cara Membuat Tanaman Bonsai dan Cara Merawatnya – Tanaman Bonsai tak ada matinya untuk menjadi pilihan tanaman hias di rumah-rumah.

Bahkan, di berbagai dunia ada banyak tanaman bonsai yang terus dikembangkan. Bahkan, ada nih pohon bonsai tertua di dunia.

Ini artinya, pohon bonsai sudah dari zaman ke zaman diminati masyarakat luas di dunia, tak hanya Indonesia. Namun tahu nggak sih cara membuat tanaman bonsai dan cara merawat tanaman bonsai seperti apa?

Berikut ini adalah cara membuat bonsai dan cara merawat bonsai. Cara yang sederhana ingin saya sampaikan. Semoga berkenan, simak dalam ulasan berikut ini:

Klasifikasi Tanaman Bonsai

Sebelum lebih jauh menjelaskan tentang bagaimana cara membuat tanaman bonsai, berikut ini adalah klasifikasi bonsai terlebih dahulu. Mengenal klasifikasi bonsai menjadi sangat penting untuk memahami jenis-jenis bonsai.

Karena memang ada banyak jenis tanaman bonsai di Indonesia. Itu juga yang menjadikan keragaman hayati di bonsai semakin tinggi nilainya.

Diketahui, bonsai merupakan tanaman yang berukuran kerdil atau mini yang pada umumnya di tanam pada sebuah pot yang berukuran kecil dan dangkal.

Dalam pengertian secara keseluruhan sebuah tanaman bonsai merupakan sebuah miniatur dari sebuah pohon tua yang agung di alam yang disempurnakan.

Sebuah tanaman ini mempunyai sebuah lambang keharmonisan dari suatu alam semesta yang unsur utamanya dari indahnya langit, bumi dan manusia.

Hal ini tercantum dari suatu bentuk bonsai yang selalu sigitiga simetris. Dari titik yang yang paling tinggi adalah langit.

Titik terendahnya melambangkan bumi sedangkan yang di tengahnya melambangkan dari manusia. (Budi sulistyo & Limanto Subijanto: 1991).

Konsep dari sebuah pemahaman tentang arti seni bonsai diatas pada perinsipnya mencerminkan sebuah hubungan yang indah antara Sang Khalik dengan hasil ciptaannya membuat seni.

Bonsai eksis sampai saat ini dan telah berlangsung sepanjang ratusan tahun. Itulah sebabnya, sebuah Master piece Bonsai dibuat dalam waktu yang cukup panjang dengan penanganan tingkat – ketelitian yang tinggi.

Mengingat proses pembentukan yang sangat lama, maka bagi para pencinta Bonsai dapat mengisi kebutuhannya dalam membentuk dan menikmati Bonsai.

Dengan cara lain yang intinya mengaplikasikan kaidah-kaidah pembentukan Bonsai pada tanaman lain yang bukan pohon untuk mendapatkan bentuk Bonsai yang diharapkan seperti gaya Tegak lurus (Formal upright), Tegak (Informal upright), Miring (Slanting), Setengah menggantung (Semi cascade), Menggantung (cascade), Tertiup angin (Wind swept) dan lain sebagainya.

Maka cara membuyat tanaman bonsai menjadi menarik untuk dipelajari. Seperti berikut ini cara membuat tanaman bonsai yang sederhana, mudah, baik dan benar.

Cara Membuat Tanaman Bonsai

Nah, kita memasuki ke cara membuat tanaman bonsai. Cara membuat tanaman bonsai ada beberapa tahapan, misalkan yang pertama yang kita akan pelajari adalah berikut ini:

Pembentukan Tanaman Bonsai

Salah satu cara membuat tanaman bonsai yang baik adalah memenuhi syarat bonsai yang baik, seperti bonsai berbentuk indah dan alami.

Indah artinya bonsai tersebut dapat memperlihatkan keharmonisan keseluruhan bagian tanaman dan keserasian dengan potnya.

Alami artinya bentuk bonsai tersebut tidak menyimpang dari bentuk pohon aslinya di alam bebas. Secara umum bonsai berbentuk segi tiga asimetris.

5 gaya dasar bonsai :

  1. Tegak lurus (chokkan)
  2. Tegak berliku (tachiki)
  3. Miring (shakan)
  4. Setengah menggantung (han kengai)
  5. Menggantung (kengai)

Selain lima gaya dasar, masih ada gaya lain yang merupakan perkembangan dari kelima gaya dasar tersebut antara lain :

  1. Sapu terbalik (hokizukuri)
  2. Tertiup angin (pukinagashi)
  3. Terpelintir (nejikan)
  4. Tumbuh di batu (ishizuki)
  5. Mencengkram batu
  6. Menonjolkan akar (neagari)
  7. Cabang merunduk (shidarezukuri)
  8. Bebas (bunjin)
  9. Tumbuh dari batang (ikadabuki)
  10. Akar terjalin (netsunagari)

Untuk menjadikan bonsai berbentuk indah dan alami perlu dilakukan pembentukan bonsai (training) yang meliputi :

  • Pengaturan cabang, ranting dan anak ranting.
  • Pengawatan.
  • Perundukan dengan ikatan tali.
  • Pemangkasan batang, cabang, ranting, daun atau tunas daun.
  • Koreksi bonsai

Selain itu, juga diperlukan cara merawat bonsai. Nah berikut yang saya pernah pelajari, yakni, cara merawat bonsai serut.

Cara Mengatur Cabang Bonsai

Hal yang tak kalah penting dalam cara membuat tanaman bonsai adalah, menentukan cabang bonsai. Misal. untuk bonsai dengan gaya dasar tegak, tegak berliku dan miring, pengaturan cabang adalah sebagai berikut :

  • Untuk bonsai dengan gaya dasar miring, cabang pertama arahnya berlawanan dengan kemiringan batang.
  • Jarak antar cabang sebaiknya tidak merata, renggang pada bagian bawah dan makin keatas makin rapat.

Cara Melakukan Pengawatan Terhadap Tanaman Bonsai

Berikutnya adalah pengawatan. Pengawatan dilakukan untuk membantu pembentukan (membetulkan lekukan atau arah) batang, cabang atau ranting.

  • Kawat yang dipakai adalah kawat tembaga atau aluminium karena tidak berkarat sehingga tidak meracuni tanaman.
  • Besar kawat yang dipakai sekitar sepertiga dari besar batang, cabang atau ranting yang dililit. Kalau terpaksa bisa menggunakan 2 buah kawat sekalogus asal antar kawat tidak saling menindih.
  • Sudut lilitan kawat kira-kira 45 derajat dengan jarak yang relatif sama.

Cara Mengikatkan Tali di Bonsai

Cara membuat tanaman bonsai juga tak luput dari ikat mengikat tali. Untuk membengkokkan cabang ke arah bawah selain dengan kawat dapat juga dengan tarikan tali (tali rafia).

Ikatkan salah satu ujung tali ke cabang yang akan ditarik kebawah dan ujung tali satunya diikatkan ke pangkal batang, pangkal akar atau pot.

Pemotongan / Pemangkasan

Pemotongan dimaksudkan untuk memberi bentuk pada bonsai dengan membuang atau memendekkan batang, cabang atau ranting.

Untuk pemotongan (pembuangan) cabang sebaiknya pada pangkal cabang tersebut dipotong datar (tidak menyisakan bekas cabang) atau agak melengkung ke dalam batang agar luka bekas potongan cepat tertutup kulit batang.

Begitu juga dengan pemotongan ranting pada cabang. Pada pemendekan cabang atau ranting, pemotongan dilakukan miring dengan luka potongan menghadap ke atas agar luka potongan cepat kering dan menutup.

Pembuangan tunas daun sebaiknya dilakukan secepat mungkin sebelum daun muda terbentuk agar tidak terlalu banyak energi yang terbuang akibat pemotongan tersebut.

Tujuan pembuangan tunas atau daun muda adalah menghindari terbentuknya cabang atau ranting yang tidak diperlukan.

Khusus pada pengurangan daun pada salah satu cabang atau ranting adalah untuk menyeimbangkan ukuran cabang terhadap batang atau ukuran ranting terhadap cabang.

Biasanya makin banyak daun pada canang maka pertumbuhan membesar cabang tersebut lebih cepat dibandingkan dengan cabang yang daunnya sedikit.

Jadi perbanyaklah daun pada cabang/ranting yang akan diperbesar ukurannya dan sebaliknya kurangi daun pada cabang/ranting yang ukurannya melebihi standar.

Ukuran yang baik bagi cabang adalah sepertiga dari ukuran batang dimana cabang tersebut berada.

Koreksi Cara Membuat Tanaman Bonsai

Koreksi adalah penyempurnaan bentuk bonsai (atau bakalan bonsai) yang sudah terlanjur salah. Beberapa kesalahan tersebut adalah :

  1. Kepala terpotong. Peliharalah satu tunas yang tumbuh dekat kepala menghadap ke muka, setelah cukup kuat bengkokkan dengan kawat ke atas.
  2. Cabang lebih besar dari batang. Dibuang saja atau dikupas kulitnya dan dimatikan (jin) lalu dikecilkan ukurannya dan diawetkan dengan larutan kapur dan belerang.
  3. Cabang menyilang. Dibuang tau dilakukan pengawatan untuk merubah arah.
  4. Cabang tumbuh pada ketinggian yang sama. Buang salah satunya.
  5. Cabang tumbuh membentuk lingkaran. Buang dan tinggalkan salah satunya.
  6. Canag tumbuh ke arah depan. Dibuang atau dirubah arah dengan kawat. Kalua ukurannya sudah besar buang dan buat lubang/rongga pada batangnya (uro).
  7. Cabang tumbuh ke atas. Bengkokkan dengan pengawatan atau tali.
  8. Cabang menggantung ke bawah. Bengkokkan ke arah yang benar dengan pengawatan.
  9. Cabang saling berkaitan. Buang sebagian atau bengkokkan ke arah yang benar dengan pengawatan.

Baca Juga: Cara Sadap HP Lewat Internet Dengan Mudah

Nah itulah yang bisa bloggerkaya.com bagikan tentang cara membuat tanaman bonsai. Semoga berkenan, dan bermanfaat. Terimakasih, ikuti terus artikel lainnya. Salam.

Email Autoresponder indonesia
author
Satu Respon
  1. Aneka Macam Resep Masakan Ikan Bawal | Blogger Kaya3 bulan ago

    […] Cara Membuat Tanaman Bonsai dan Cara Merawatnya […]

    Balas

Tinggalkan pesan "Cara Membuat Tanaman Bonsai dan Cara Merawatnya"